Kepala TKIT BCM Berbagi Praktik Baik Deep Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Penulis : S.H/N.H
Editor : H.M
Ciomas, 24 Juli 2026– Sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan sekolah, Kepala TKIT Bina Cendekia Mandiri (BCM), Ibu Siti Patimah, S.Pd., Gr. menyelenggarakan kegiatan Berbagi Praktik Baik Deep Learning kepada seluruh guru KBIT dan TKIT BCM. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan Deep Learning yang sebelumnya diikuti oleh Kepala TKIT BCM dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (PKG) Kecamatan Ciomas. Melalui pengimbasan ini, berbagai wawasan, strategi, dan praktik baik yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat segera diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Dalam sambutannya, Ibu Siti Patimah menjelaskan bahwa konsep Deep Learning dalam dunia pendidikan bukanlah pembelajaran mengenai teknologi kecerdasan buatan atau komputer, melainkan pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memahami materi secara lebih mendalam melalui pengalaman belajar yang bermakna. "Deep Learning mengajak guru menghadirkan pembelajaran yang bermakna (meaningful) , sadar (mindful), dan menyenangkan (joyful). Anak-anak belajar bukan hanya untuk mengetahui, tetapi juga untuk memahami, mengalami, dan mampu mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Dalam sesi pengimbasan, para guru mempelajari tiga prinsip utama pembelajaran **Deep Learning**, yaitu:
· Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna), yaitu pembelajaran yang relevan dengan kehidupan anak sehingga mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam.
· Mindful Learning (Pembelajaran Sadar), yaitu proses belajar yang menghadirkan guru dan peserta didik secara utuh, penuh perhatian, reflektif, dan fokus selama kegiatan berlangsung.
· Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan), yaitu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta mampu membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat belajar anak.
Tidak hanya menerima materi, para guru juga mengikuti sesi praktik penyusunan Rencana Pembelajaran berbasis pendekatan Deep Learning. Mereka berlatih merumuskan tujuan pembelajaran, memilih strategi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, hingga menyusun asesmen yang berpusat pada perkembangan peserta didik.

Gambar 1 Salah satu momen berbagi praktik baik Deep Learning
Salah seorang guru KBIT-TKIT BCM mengungkapkan bahwa kegiatan pengimbasan ini memberikan pemahaman baru mengenai cara merancang pembelajaran yang lebih efektif. "Alhamdulillah, materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Kami mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu membangun pemahaman yang mendalam sesuai dengan tahap perkembangan anak," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, TKIT Bina Cendekia Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Inovasi dalam pembelajaran diyakini menjadi salah satu kunci dalam membentuk peserta didik yang aktif, kreatif, serta memiliki karakter yang kuat. Sejalan dengan visi sekolah, penerapan pendekatan Deep Learning diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter Islami, berperilaku mandiri, berjiwa pengusaha, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
“Karena pembelajaran yang berkualitas tidak hanya membuat anak pintar, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, karakter yang kuat, dan kecintaan terhadap proses belajar.”
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
- Email: binacendekiamandiri.@gmail.com
- WhatsApp: 081288693698 / 081314226989
- Website : www.binacendekiamandiri.sch.id
SIT Bina Cendekia Mandiri Entrepreneur’s School,
#Berkarakter Islami.
#Berprilaku Mandiri
#Berjiwa Pengusaha





